Auxiliary Verb Be Bahasa Inggris

A. Apa itu Auxiliary Verbs?

Anda pasti sudah pernah mendengar apa itu auxiliary verbs? Auxiliary verbs merupakan ibarat "orang" yang baik. Sebab, mereka suka membantu kata kerja? Karenanya, auxiliary verbs disebut kata kerja bantu yang berfungsi membantu kata kerja lain dalam membentuk tenses yang berbeda. Untuk mengetahui apa itu tenses, ia adalah bentuk waktu yang dijelaskan dalam artikel Penggunaan dan Pembagian Tenses.

B. Apa saja Jenis-Jenis Auxiliary Verbs?

Auxiliary verbs ada 4 jenis, yaitu BE, DO, HAVE, dan MODALS. Setiap jenis punya fungsi yang berbeda. Mari kita bahas satu per satu.

Pertama, Auxiliary Verb BE

Pernah dengar "be", kan? Pasti pernah. Nggak percaya? Ada di unit 1 kok yang bagian sentence. Coba deh cek lagi.
Masih ingat be dipakai buat sentence apa? Verbal atau nominal? Yup, nominal. Apa fungsi be di situ? Betul sekali, yaitu untuk menggantikan posisi verb.
We are students. [Kami pelajar.]
Di kalimat itu, tidak ada verb, yang ada adalah noun (kata benda), yaitu students (pelajar). Karena tidak ada verb, maka kita WAJIB pakai BE. Masih ingat dong tentang nominal sentence?
Nah, yang harus kalian tahu, be yang terdapat dalam nominal sentence berfungsi sebagai kata kerja utama (main verb), karena kalimat itu tidak memiliki verb. Be yang berfungsi sebagai main verb bukanlah auxiliary verb (kata kerja bantu).

Jadi, apa dong fungsi auxiliary verb be?

Sebelum masuk ke fungsi be, yuk kita lihat dulu bentuk-bentuk be. Perhatikan tabel berikut.
Subject Verb 1 (Present) Verb 2 (Past)
I am was
You
We
They
are were
He
She
It
is was
Be itu terdiri dari am, are, is, was, dan were. Kenapa di tabel dibuat di kotak-kotak yang beda sih? Maksudnya apa ada present dan past? Tenang, semuanya akan dibahas.
Be di atas sengaja kita pisahkan jadi present dan past untuk menunjukkan bentuk waktu (tense).
  • Present (sekarang) → Verb 1
  • Past (lampau) → Verb 2

1. Be untuk present (am, are, is), dipakai kalau kita ingin membicarakan kegiatan/hal-hal yang terjadi sekarang.

I am studying English. [Saya sedang belajar Bahasa Inggris (sekarang).]
The windows are cleaned every day. [Jendela-jendela itu dibersihkan setiap hari.]

2. Be untuk past (was, were), dipakai untuk membicarakan kejadian di masa lampau.

I was studying English at 10 am yesterday. [Saya sedang belajar bahasa Inggris jam 10 pagi kemarin.]
The windows were cleaned last week. [Jendela-jendela itu dibersihkan minggu lalu.]
Nah, sekarang kita masuk ke fungsi be. Auxiliary verb be mempunyai 2 fungsi sebagai berikut.

1. Auxiliary verb be digunakan dalam kalimat continuous

Be (am, are, is, was, dan were) digunakan untuk membuat kalimat yang mempunyai arti "sedang" (continuous). Gampang kok. Be diikuti oleh kata kerja bentuk –ing (verb + ing), misalnya, studying, eating, sleeping, walking, dan working.
I am studying English. [Saya sedang belajar bahasa Inggris (sekarang).]
I was studying English at 10 am yesterday. [Saya sedang belajar bahasa Inggris jam 10 pagi kemarin.]
We are eating pizza. [Kita sedang makan pizza.]
The kids were sleeping when their parents came. [Anak-anak sedang tidur ketika orangtuanya datang.]
Mengenai continuous, kamu dapat menemukan penjelasan lebih rinci pada bagian Tenses. Sekarang, kita hanya fokus pada be dulu, ya.

2. Auxiliary verb be digunakan dalam kalimat pasif

Be (am, are, is, was, dan were) juga digunakan untuk membuat kalimat pasif. Sama mudahnya dengan kalimat continuous, kok. Hanya kali ini, be diikuti oleh kata kerja bentuk ke-3 (verb 3) misalnya, cleaned, made, stolen, invited, broken dan lain-lain. Mengenai verb 3, kamu dapat membacanya di bagian auxiliary verb have atau lebih lengkapnya pada Parts of Speech: Verb.
The windows are cleaned every day. [Jendela-jendela itu dibersihkan setiap hari.]
The windows were cleaned last week. [Jendela-jendela itu dibersihkan minggu lalu.]
Butter is made from milk. [Mentega terbuat dari susu.]
My car was stolen last night. [Mobil saya dicuri tadi malam.]
Kita kembali fokus pada be, untuk memahami pelajaran selanjuntya yaitu kalimat pasif pada unit Passive Voice.

Bagaimana membuat kalimat negatif menggunakan be?
Cukup tambahkan NOT setelah be.
I was not invited to the party. [Saya tidak diundang ke pesta.]
They are not walking. [Mereka tidak sedang berjalan.]
We were not playing tennis yesterday morning. [Kita tidak sedang bermain tenis kemarin pagi.]
The wall is not painted. [Tembok itu tidak dicat.]
Gampang kan?
Ada 3 hal yang harus kamu perhatikan ketika akan membuat kalimat yang menggunakan BE.
  1. Lihat waktunya. Apakah dia present atau past.
  2. Pakai be yang sesuai dengan subjek yang kamu bicarakan.
    Contoh:
    Kamu mau membicarakan teman laki-laki kamu. Kamu pakai subjek he, kan? Be yang sesuai apa? Is atau was. Jadi, he is/he was …
  3. Jangan pakai 2 be untuk 1 subjek. Kesalahan seperti ini kadang-kadang ditemukan dalam kalimat.
    Contoh:
    You are is working. Sudah pakai are, pakai is lagi. You pasangannya apa? Are. Jadi cukup pakai are saja, you are working (tanpa is). OK.
Selesai untuk pembahasan Auxiliary Verb Be. Yaitu dari rangkaian penjelasan dari Auxiliary Verb Modals, Auxiliary Verb Do, Auxiliary Verb Have.