Formation Degree of Comparison Bahasa Inggris
Sebagaimana dibahas dalam Type Degree of Comparison, bahwa Degree of Comparison terbagi kedalam dua bagian, yaitu Type Degree of Comparison (Type of Comparison) dan Formation Degree of Comparison (Formation of Comparison). Sekarang, berarti kita tinggal membahas yang kedua, yaitu Formation Degree of Comparison (Formation of Comparison).

B. Formation of Comparison

Pertama, kamu perlu tahu dua jenis pembentukan kata perbandingan adjective/adverb, yaitu regular (beraturan) dan irregular (tidak beraturan). Biar lebih gampang, kita belajar lewat contoh saja, ya.

Jadi, untuk pembahasan topik ini, kamu akan menemukan contoh-contoh yang cukup banyak. Siap?

a. Regular Comparison (Perbandingan Beraturan)

Pembentukan adjective/adverb-nya mengikuti pola -er/-est atau more/most. Supaya lebih gampang, kita bagi regular comparison ke dalam beberapa kelompok berikut.

1. Adjective/adverb yang hanya memiliki 1 suku kata (1 syllable), tinggal ditambah akhiran -er/ -est.
Contoh:
Positive
Comparative
Superlative
tall
taller
tallest
small
smaller
smallest
fast
faster
fastest
poor
poorer
poorest
rich
richer
richest
old
older
oldest
Gimana kalau kita lihat pemakaiannya dalam kalimat?
formation of comparison adjective adverb
  • The dog is small. [Anjing itu kecil.]
  • The chicken is smaller than the dog. [Ayam lebih kecil daripada anjing.]
  • The mouse is the smallest. [Tikus adalah yang paling kecil.]
Apakah sudah dapat dilihat perbedaannya? Bagus.

2. Adjective/adverb yang berakhiran -e, -le, atau -ow, ditambah -er/-est.
Contoh:
Positive
Comparative
Superlative
brave
braver
bravest
gentle
gentler
gentlest
narrow
narrower
narrowest
Contoh pemakaian dalam kalimat.
formation of comparison adjective adverb
 
  • The street is narrow. [Jalan itu sempit.]
  • The corridor is narrower than the street. [Koridor lebih sempit daripada jalan.]
  • The alley is the narrowest of all. [Gang adalah yang paling sempit dari semuanya.]
Gampang, kan?

3. Untuk adjective/adverb yang berakhiran -y, -y nya tinggal diganti -i, terus ditambah -er/-est.
Contoh:
Positive
Comparative
Superlative
pretty
prettier
prettiest
dirty
dirtier
dirtiest
heavy
heavier
heaviest
wealthy
wealthier
wealthiest
healthy
healthier
healthiest
Contoh pemakaian dalam kalimat.
formation of comparison adjective adverb
 

  • The book is heavy. [Buku itu berat.]
  • The suitcase is heavier than the book. [Koper lebih berat daripada buku.]
  • The table is the heaviest of all. [Meja adalah yang paling berat dari semuanya.]
Ingat, akhiran -y diganti dengan -i, kecuali untuk kata shy, comparative dan superlative-nya tetap shyer. Kamu pasti bisa. Semangat!

4. Adjective/adverb yang huruf vokalnya (V) ada di antara 2 konsonan (K) atau lebih (KVK/KKVK), maka huruf konsonan terakhir harus di-double.
Contoh:
Positive
Comparative
Superlative
sad
sadder
saddest
mad
madder
maddest
big
bigger
biggest
thin
thinner
thinnest
Contoh pemakaian dalam kalimat.
formation of comparison adjective adverb
 

  • The hut is big. [Gubuk itu besar.]
  • The house is bigger than the hut. [Rumah lebih besar daripada gubuk.]
  • The palace is the biggest of all. [Istana adalah yang paling besar dari semuanya.]
Jangan lupa didouble konsonan terakhirnya!

5. Adjective/adverb yang jumlah suku katanya 2 atau lebih, harus pakai more/most.
Contoh:
Positive
Comparative
Superlative
handsome
more handsome
most handsome
generous
more generous
most generous
interesting
more interesting
most interesting
attractive
more attractive
most attractive
Contoh pemakaian dalam kalimat.
formation of comparison adjective adverb
  • Flying fox is interesting. [Flying fox itu menarik.]
  • Bungee jumping is more interesting than flying fox. [Bungee jumping lebih menarik dari flying fox.]
  • Parachuting is the most interesting. [Parachuting adalah yang paling menarik.]
Jangan lupa, kalau adjective/adverb-nya terdiri dari dua suku kata atau lebih, kamu harus pakai more untuk bentuk comparative dan most untuk superlative.
Nah, ada juga yang disebut special adjectives. Special adjectives adalah adjective yang dalam bentuk comparative dan superlative-nya bisa pakai -er/-est maupun more/most. Yang termasuk special adjectives adalah common, likely, pleasant, polite, simple, stupid, subtle, dan sure.

Contoh:
Positive
Comparative
Superlative
polite
politer/more polite
politest/most polite
stupid
stupider/more stupid
stupidest/most stupid
Wah, tanpa kamu sadari ternyata sudah banyak juga materi yang kamu pelajari. Sekarang kita lanjut ke pembahasan tentang Irregular Comparison.
Siap? Tetap semangat, ya...!

b. Irregular Comparison (Perbandingan Tidak Beraturan)

Pembentukan adjective/adverb-nya tidak mengikuti pola -er/est ataupun more/most.
Contoh:
Positive
Comparative
Superlative
good/well
better
best
bad/evil
worse
worst
little
less
least
much/many
more
most
far
farther/further
farthest/furthest
Kalau kita masukkan ke dalam kalimat, akan jadi seperti ini.
formation of comparison irregular comparison
  • Cloudy day is bad for laundry. [Hari mendung buruk untuk binatu.]
  • Rainy day is worse than cloudy day. [Hari hujan lebih buruk daripada hari mendung.]
  • Stormy day is the worst. [Hari berbadai adalah yang paling buruk.]
Gimana? Sudah mengerti tentang perbedaan antara regular dan irregular comparison? Bagus!
Ada beberapa kasus khusus yang harus dapat penjelasan lebih karena penggunaannya nggak bisa sembarangan. Yuk, kita cek kasus khusus apa yang perlu kamu tahu.

1. Older/elder (lebih tua)

Older biasanya dipakai untuk comparative(older than…), sedangkan elder digunakan sebelum kata benda. Kamu nggak bisa mengatakan elder than ....
Contoh:
  • My brother is three years older than me. [Kakakku lebih tua tiga tahun dariku.]
  • Dilla always shops with her elder sister. [Dila selalu belanja dengan kakak perempuannya.]

 2. Further/farther

Walaupun further dan farther sama-sama merupakan bentuk comparative dari far, tetapi keduanya digunakan untuk menerangkan dua hal yang berbeda. Further biasanya digunakan untuk informasi (lebih lanjut), sedangkan farther untuk jarak.
Contoh:
  • For further information, call this number. [Untuk informasi lebih lanjut, hubungi nomor ini.]
  • From Bandung, Solo is farther than Yogyakarta. [Dari Bandung, Solo jaraknya lebih jauh daripada Yogyakarta.]
Gimana? Formation Degree of Comparison nggak terlalu sulit untuk dipahami, kan?

Selesai sudah pembahasan tentang Formation Degree of Comparison, yaitu bagian kedua dari Degree of Comparison. Jika masih ada hal yang perlu diulang, silakan baca kembali bagian pertamanya, yaitu Type Degree of Comparison.