Membuat Kalimat Conditional Clause Bahasa Inggris
Conditional clause atau klausa kondisional merupakan inti dari kalimat pengandaian. Umumnya, kata hubung yang digunakan adalah if (jika).
  • If I had much money, I would buy a private jet.
    [Kalau saya punya banyak uang, saya akan membeli pesawat jet pribadi.]
    *Induk kalimatnya adalah I would buy a private jet. Syarat (kondisinya) adalah if I had much money. Susunan ini juga bisa diubah menjadi I would buy a private jet if I had much money.
Klausa kondisional terbagi atas tipe 1, 2, dan 3. Tipe-tipe ini tergantung pada logis atau tidaknya pengandaian, serta kapan pengandaian dilakukan. Untuk membuat kalimat conditional clause dalam bahasa Inggris, perhatikan ketiga tipe tersebut sebagaimana yang akan dijelaskan berikut ini.

  1. Kondisional tipe 1 disebut juga sebagai real conditional sentences. Digunakan untuk kemungkinan logis bila sesuatu dilakukan. Artinya, sesuatu itu bisa terjadi dan bisa pula tidak terjadi.
    You will flunk if you are lazy.
    [Kamu akan gagal kalau kamu malas.]
    Tipe ini menggunakan will pada induk kalimatnya, meskipun kita juga bisa menukarnya dengan yang serupa seperti should atau be going to.
  2. Kondisional tipe 2 disebut juga sebagai unreal conditional sentences in the present or future. Digunakan untuk pengandaian yang tidak riil. Kerangka waktunya bisa masa kini, bisa pula masa depan (sesuatu yang dibayangkan).
    If I had much money, I would buy a private jet.
    [Kalau saya punya banyak uang, saya akan membeli pesawat jet pribadi.]
    *Pengandaiannya ada di masa depan, tetapi ini tidak riil—paling tidak untuk sekarang. Sifatnya lebih bersifat pengandaian murni atau bercanda dibandingkan rencana yang pasti.
  3. Kondisional tipe 3 disebut juga sebagai unreal conditional sentences in the past.
    Digunakan untuk pengandaian yang tidak riil dan dilakukan di masa lalu. Misalnya, kita menyesali sesuatu yang telah terjadi dan berharap kita melakukan hal sebaliknya, atau kita ingin menimpakan suatu kesalahan pada orang lain karena merasa tidak melakukan sesuatu.
    If she had brought much money, she wouldn’t have had much trouble in Jakarta.
    [Kalau saja dia membawa banyak uang, ia tidak akan mengalami banyak kesulitan di Jakarta.]
    *Induk kalimat juga bisa menggunakan could atau might sebagai ganti would.
Selain ketiga tipe tersebut, sebenarnya ada pula kondisional tipe 0. Digunakan untuk suatu kondisi logis yang bisa terjadi jika sesuatu yang lain dilakukan.
The stereo sound is off if you press “mute”.
[Suara stereo ini mati jika kamu tekan tombol “mute”.]