Part of Speech Conjunction Bahasa Inggris

Penggunaan Part of Speech Conjunction (Conj)

Apa yang terlintas dalam pikiranmu ketika kamu melihat gambar di samping? Coba lihat kata yang dicetak tebal. After adalah salah satu contoh dari conjunction. Conjunction adalah kata yang menghubungkan antara dua klausa, frase atau kata. Dalam bahasa Indonesia, conjunction disebut sebagai kata penghubung.

Siap untuk belajar lebih dalam tentang conjunction? Kita mulai dengan jenis-jenis conjunction. Ada tiga jenis conjunction.

  1. Coordinating conjunction
  2. Sub-ordinating conjunction
  3. Correlative conjunction
Langsung saja kita bahas ketiga jenis conjunction ini. Siap? Masih semangat, kan?

I. Coordinating Conjunction

Berfungsi menggabungkan kata, frase, atau klausa independen yang setara. Coordinating conjunction dipakai untuk membuat compound sentence. Kalau kamu ingin lebih jelas lagi, coba cek pada artikel Sentence, clause, and phrase: Sentence.
Ruby is brilliant and Putri has a pleasant personality.
[Ruby sangat pandai dan Putri memiliki kepribadian yang menyenangkan.]
Ada 7 coordinating conjunction yang akan dibahas lebih dalam, yaitu FANBOYS: For, And, Nor, But, Or, Yet, So. Gampang, kan? Yuk, kita bahas satu persatu.

1. FOR (karena)

For bisa digunakan sebagai preposition (untuk) ataupun conjunction (karena).
I bought some bread for I was very hungry.
[Saya membeli beberapa roti karena saya sangat lapar.

2. AND (dan)

Digunakan untuk menggabungkan dua kata, frase, atau klausa yang setara.
⇒ And untuk menggabungkan dua kata.
Everybody knows that Lady Diana was beautiful and generous.
[Semua orang tahu bahwa Lady Diana cantik dan dermawan.]

⇒ And untuk menggabungkan dua frase.

Ade enjoys reading novels and watching televisions.
[Ade menikmati membaca novel dan menonton televisi.]

⇒ And untuk menggabungkan dua klausa.

Waste your money without thinking and you will find that you are in a big trouble.
[Habiskan uangmu tanpa pikir panjang dan kamu akan melihat bahwa kamu dalam masalah besar.]

3. NOR (dan tidak juga)

Nor jarang digunakan, baik dalam percakapan ataupun pernyataan tertulis, tapi bukan berarti nor tidak dipakai sama sekali. Dalam penggunaannya, nor lebih sering dipasangkan dengan neither dalam correlative conjunction yang akan kita pelajari nanti. Meskipun begitu, kalian tetap perlu tahu cara menggunakan nor (tanpa neither).
Nor digunakan untuk mendukung kalimat negatif yang telah disebutkan sebelumnya. Dalam kalimat, nor diikuti auxiliary verb + subjek + predikat.
- We don’t drive to work, nor do we take a taxi.
   [Kami tidak menyetir mobil untuk pergi bekerja, dan tidak juga naik taksi.]
- Neri didn’t make her bed, nor did she clean her room.
   [Neri tidak membereskan tempat tidurnya, dan tidak juga membereskan kamarnya.]

4. BUT (tapi, kecuali)

Digunakan untuk beberapa hal sebagai berikut.

⇒ Mengungkapkan perbedaan.

Kiki is very rich, but she never shows off.
[Kiki sangat kaya, tapi dia tidak pernah pamer.]

⇒ Mengungkapkan hal yang sebaliknya, biasanya cenderung untuk sisi negatif.

Mount climbing is challenging but very dangerous.
[Mendaki gunung memang menantang tapi sangat berbahaya.]

⇒ Menunjukkan pengecualian.

I had no other choice but to do what he told me.
[Saya tidak punya pilihan lain kecuali melakukan apa yang dia katakan padaku.]

5. OR (atau)

Digunakan untuk menunjukkan pilihan.
- You can grill or fry the chicken.
   [Kamu bisa memanggang atau menggoreng ayamnya.]
- Do you want to live or die?
   [Apakah kamu mau hidup atau mati?]

6. YET (namun)

Digunakan untuk mengungkapkan hal yang kontras. Fungsinya hampir sama dengan but.
It’s Ricca’s time to make a presentation yet she hasn’t come.
[Sekarang waktunya Ricca untuk presentasi namun dia belum datang.]

7. SO (jadi)

So digunakan untuk menggabungkan dua klausa independen baik dengan menggunakan koma ataupun tidak.
A guy assaulted an old lady. So, the police arrested him.
[Seorang pria menyerang seorang wanita tua. Jadi, polisi menahan dia.]
Gimana? Coordinating conjunction bukan materi yang terlalu berat, kan?

 II. Sub-Ordinating Conjunction

 
Berfungsi untuk menggabungkan dua klausa, yaitu main clause dan sub-ordinate clause, yang memiliki arti yang saling berkaitan satu sama lain. Sub-ordinating conjunction digunakan dalam complex sentence. Lihat lagi bagian complex sentence pada: Sentence, clause, and phrase: Sentence.
sub ordinating conjunction

Dalam bahasa Indonesia, sub-ordinate clause disebut anak kalimat dan main clause disebut induk kalimat.
Posisi sub-ordinating conjunction bisa berubah-ubah. Coba kamu perhatikan contoh dibawah ini.
sub ordinating conjunction
Kalau kamu mau menulis sub-ordinate clause di depan, kamu harus menambahkan koma (,) sebelum main clause.
sub ordinating conjunction

Kalau kamu mau menulis main clause-nya dulu, nggak usah pakai koma, ya.
Di bawah ini adalah daftar sub-ordinating conjunctions.
after (setelah) however (bagaimanapun) therefore (oleh karena itu)
although (walaupun) if (jika) though (walaupun)
as (ketika, karena, seperti) if only (kalau saja) unless (kecuali)
as if (seolah-olah) in spite of (walaupun) until (sampai)
as long as (selama) in order that (supaya) when (ketika)
as though (seolah-olah) rather than (daripada) whenever (kapanpun)
because (karena) since (sejak, karena) where (dimana)
before (sebelum) so that (sehingga) whereas (sedangkan, padahal)
despite (walaupun) than (daripada) wherever (dimanapun)
even though (walaupun) that (bahwa) while (ketika)

 III. Correlative Conjunction

Correlative Conjunction adalah kata penghubung yang biasanya ditulis berpasa-ngan. Gimana kalau kita langsung lihat contoh-contoh correlative conjunction?

1. both … and… (baik … maupun …)

Both my parents and my grandparents want me to be a doctor.
[Baik orang tuaku maupun kakek-nenekku menginginkan saya untuk menjadi seorang dokter.]
Subjek yang menggunakan both … and … termasuk subjek jamak (plural).

 2. either … or … (baik … ataupun …)

I will take either chemistry or physics next semester.
[Saya akan mengikuti baik kelas kimia ataupun fisika semester depan.]

3. neither … nor … (tidak … maupun …)

Neither Riska nor Dita has arrived.
[Tidak Riska maupun Dita sudah tiba.]
Untuk membuat kalimat yang menggunakan neither ... nor atau either ... or sebagai subjeknya, bentuk kata kerja yang dipakai disesuaikan dengan subjek setelah kata nor atau or.
Dalam kalimat di atas, subjek setelah nor adalah Dita. Karena Dita merupakan subjek tunggal, sehingga kata kerjanya juga harus dalam bentuk tunggal "has". Coba bandingkan dengan contoh di bawah ini.
Neither Riska nor her classmates have come.
[Tidak Riska maupun teman-teman sekelasnya sudah tiba.]
Subjek setelah nor adalah subjek jamak (her classmates), sehingga kata kerja yang digunakan adalah have (bukan has).

4. not only … but also … (tidak hanya … tapi juga …)

Yesterday, I lost not only my wallet but also my key.
[Kemarin, saya kehilangan tidak hanya dompet, tapi juga kunci saya.]
 Selesai sudah pembahasan Part of Speech Conjuction. Pembahasan sebelumnya atau berikutnya tentang Part of Speech, silakan pilih pada menu di bawah ini.
  1. Part of Speech Pronoun
  2. Part of Speech noun
  3. Part of Speech verb
  4. Part of Speech adjective
  5. Part of Speech adverb
  6. Part of Speech preposition
  7. Part of Speech conjunction
  8. Part of Speech interjection
* dikutip dari buku "Easy Grammar". Ruang Kata. 2011.
Joomla SEF URLs by Artio