Penggunaan Question Words Bahasa Inggris
Coba perhatikan kata-kata yang terdapat pada gambar di atas. Di sana kita temuka ada kata what, where dan when. Kali ini kita akan belajar

Question Words

 Apa sih questions words? Yup, yaitu "kata tanya".


Jadi di unit ini, kita akan belajar membuat kalimat tanya. Apa bahasa Inggrisnya kalimat tanya? Ya, interrogative sentence. Sebelum masuk ke question words, kita lihat dulu 2 jenis kalimat tanya, yuk!

1. Tanpa question words

Jenis yang pertama adalah interrogative sentence tanpa menggunakan kata tanya. Kalimat tanya seperti ini hanya meminta dua pilihan jawaban, yaitu Yes atau No. Makanya, jenis kalimat tanya seperti ini sering disebut Yes/No Question.
Gimana caranya membuat yes/no question? Gampang kok. Masih ingat auxiliary verb yang 4 jenis itu, kan? Pasti ingat dong. Kamu tinggal tarik auxiliary verb ke depan kalimat.
- Are you a pilot? [Apakah kamu seorang pilot?]
Yes, I am/No, I am not.
- Do they learn English? [Apakah mereka belajar bahasa Inggris?]
Yes, they do/No, they do not.
- Does your mother like cooking? [Apakah ibumu suka memasak?]
Yes, she does/No, she does not.
- Have you washed your clothes? [Sudahkah kamu mencuci bajumu?]
Yes, I have/No, I have not.
- Can you help me? [Bisakah kamu membantu saya?]
Yes, I can/No, I cannot.
Gampang kan?

2. Memakai question words

Jenis yang kedua yaitu interrogative sentence yang memakai question words. Ada berapa jumlah question words? Ada yang mengatakan 5W1H, ada juga yang mengatakan 8W1H. Kita mulai dulu dengan 5W1H ya.
  1. What → apa
  2. Where → di mana, ke mana
  3. When → kapan
  4. Who → siapa (subjek)
  5. Why → mengapa, kenapa
  6. How → bagaimana, berapa, seberapa
Kalau yang bilang 8W1H, sebenarnya masih yang 5W1H tadi, hanya ditambah 3 "personil"  W, yaitu:
  1. Which → yang mana
  2. Whose → punya siapa
  3. Whom → siapa (objek)
Sama seperti yes/no question, kamu tinggal tarik auxiliary verb ke depan subjek setelah question words.
- What is your hobby? [Apa hobi kamu?]
- Where do you live? [Di mana kamu tinggal?]
- What have you done? [Apa yang telah kamu lakukan?]
- When will you come? [Kapan kamu akan datang?]
Kita bahas question word-nya satu per satu, yuk.

⇒ What
What digunakan untuk menanyakan “apa”, artinya pertanyaan ini meminta jawaban benda atau hal.
- What is your name? [Siapa nama kamu?]
Meskipun artinya “Siapa”, tapi kita menggunakan "What" bukan "Who" karena meminta jawaban benda atau hal, yaitu nama kamu.?
- What should we do? [Apa yang seharusnya kita lakukan?]
Selain itu, kamu juga bisa menyebutkan kata benda yang ingin kamu tanyakan setelah what. Coba sekarang kamu perhatikan contoh-contoh berikut.
- What color is your car? [Warna apa mobil kamu?]
- What day is it today? [Hari apa sekarang?]
Satu lagi, kamu juga bisa meletakkan kata kerja langsung setelah what (tanpa menggunakan auxiliary verb).
- What makes you angry? [Apa yang membuat kamu marah?]
- What went wrong? [Apa yang salah?]
⇒ Where
Where (di mana, ke mana) digunakan untuk menanyakan tempat.
- Where do your grandparents live? [Dimana kakek nenekmu tinggal?]
- Where does she come from? [Darimana dia berasal?]
- Where are you going? [Kemana kamu akan pergi?]
⇒ When
When (kapan) digunakan untuk menanyakan waktu.
- When were you born? [Kapan kamu lahir?]
- When will you come? [Kapan kamu akan datang?]
⇒ Who
Who (siapa) digunakan untuk menanyakan orang (sebagai subjek).
- Who can answer that question? [Siapa yang bisa menjawab pertanyaan itu?]
- Who is your favorite singer? [Siapa penyanyi kesukaan kamu?]
Kamu juga bisa meletakkan kata kerja langsung setelah who.
- Who lives in the house? [Siapa yang tinggal di rumah itu?]
- Who saw Paul? [Siapa yang melihat Paul?]
⇒ Whom
Whom (siapa) digunakan untuk menanyakan orang (sebagai objek).
- Whom did you see? [Siapa yang kamu lihat?]
I saw Yuli. [Saya melihat Yuli.]
- Whom are you visiting? [Siapa yang kamu kunjungi?]
I am visiting my relatives. [Saya mengunjungi saudara-saudara saya.]
Ada yang pusing dengan penggunaan who dan whom? Coba kamu bandingkan dua kalimat di bawah ini.
- Who can answer that question? [Siapa yang bisa menjawab pertanyaan itu?]
I can answer that question. [Saya bisa menjawab pertanyaan itu.]
- Whom did you see? [Siapa yang kamu lihat?]
I saw Yuli. [Saya melihat Yuli.] objek
Jawaban yang diinginkan dari kalimat pertama menempati posisi subjek yaitu I, makanya menggunakan who. Sedangkan di kalimat kedua, jawaban yang diinginkan dari pertanyaan itu menempati posisi objek yaitu "Yuli", makanya menggunakan whom. Sudah jelas?
Ada satu hal yang akan membuat kamu senang, loh.
Kamu tidak perlu pusing-pusing memikirkan kata tanya yang akan digunakan, who atau whom. Dalam percakapan sehari-hari, kita lebih sering menggunakan who daripada whom. Whom hanya digunakan dalam situasi formal. Enak kan? Jadi, gunakan saja who, supaya lebih mudah.
- Who did you see? [Siapa yang kamu lihat?]
- Whom did you see? [Siapa yang kamu lihat?]
Dua kalimat di atas mempunyai arti yang sama. Kalimat pertama lebih umum digunakan dalam percakapan sehari-hari. Sedangkan kalimat kedua, hanya digunakan dalam situasi formal. Namun, ketika pertanyaan diawali dengan preposition (kata depan), seperti to, with, about dan sebagainya, kamu HARUS menggunakan whom, tidak bisa menggunakan who
- To whom should I talk? [Kepada siapa saya harus berbicara?]
- With whom are you going to come? [Dengan siapa kamu akan datang?]
⇒ Why
Why (mengapa, kenapa) digunakan untuk menanyakan alasan.
- Why did he leave us? [Mengapa dia meninggalkan kita?]
Why are you late? [Mengapa kamu terlambat?]
⇒ Which
Which (yang mana) digunakan untuk menanyakan pilihan.
   I have two pens. [Saya punya dua pulpen.]
- Which pen do you want? [Pulpen yang mana yang kamu inginkan?]
- Which one do you want? [Pulpen yang mana yang kamu inginkan?]
- Which do you want? [Yang mana yang kamu inginkan?]
Kata one di kalimat kedua bukan berarti satu, tapi menunjukkan benda yang sedang dibicarakan, yaitu pen (pulpen).

⇒ Whose
Whose (punya siapa) digunakan untuk menanyakan kepemilikan.
- Whose key is this? [Kunci punya siapa ini?]
- Whose book did you borrow? [Buku punya siapa yang kamu pinjam?]

⇒ How
How (bagaimana) digunakan untuk menanyakan cara.
How did you come to school? [Bagaimana kamu datang ke sekolah?]
  On foot
. [Jalan kaki.]
- How does he drive? [Bagaimana dia mengemudi?]
  Carefully. [Dengan hati-hati.]
How juga bisa berarti berapa banyak. Kamu harus menambahkan much atau many setelah how. Much digunakan bila benda yang ditanyakan tidak bisa dihitung (uncountable). Sedangkan many digunakan bila benda yang ditanyakan bisa dihitung (countable).
How many people will you invite to your party? [Berapa banyak orang yang akan kamu undang ke pestamu?]
   Benda yang ditanyakan dalam kalimat di atas adalah people (orang). People termasuk kata yang bisa dihitung, makanya kita menggunakan many.
- How much sugar do you need? [Berapa banyak gula yang kamu butuhkan?]
   Dalam kalimat ini, benda yang ditanyakan tidak bisa dihitung, yaitu sugar (gula). Oleh karena itu, kita menggunakan much.
How juga bisa diartikan seberapa. Kamu tinggal menambahkan kata sifat (adjective) setelah how.
How fast do you usually drive? [Seberapa cepat kamu biasanya mengemudi?]
- How often does she play badminton? [Seberapa sering dia bermain bulutangkis?]
- How far is it from Bandung to Jakarta? [Seberapa jauh dari Bandung ke Jakarta?]
- How old are you? [Berapa umurmu?]
Kalau diartikan secara literal (kata per kata), "How old are you?" artinya "Seberapa tua kamu?" Terdengar aneh, kan?
Jadi, "How old are you?" kita artikan "Berapa umurmu?" OK.
Membuat kalimat tanya yang memiliki arti negatif.
Kasus:
Kamu ingin bertanya kepada temanmu mengapa dia tidak datang ke pesta ulang tahunmu. Bagaimana kamu mengatakan itu dalam bahasa Inggris?
Bagaimana cara membuat kalimat tanya yang memiliki arti negatif? Gampang saja. Ada dua cara yang bisa kamu pilih.

1. Not-nya nggak disingkat

Not disimpan setelah subjek. Cara seperti ini biasa digunakan dalam kalimat formal.

2. Not-nya disingkat

N’t menempel pada auxiliary verb dan disimpan sebelum subjek. Cara ini biasanya digunakan dalam kalimat informal.
  • Why did you not come to my birthday party? atau Why didn’t you come to my birthday party? [Mengapa kamu tidak datang ke pesta ulang tahunku?]
  • Are you not hungry? atau Aren’t you hungry? [Apakah kamu tidak lapar?]
  • Do you not know him? atau Don’t you know him? [Apakah kamu tidak mengenal dia?]
  • Why does she not love me? atau Why doesn’t she love me? [Mengapa dia tidak mencintai saya?]
Gampang kan?