Type Degree of Comparison Bahasa Inggris
Sudah lihat gambar di atas? Kamu bisa tebak, kira-kira kita akan membahas apa di bagian ini? Pernah nggak kamu diminta untuk membandingkan antara dua benda atau lebih? Yang mana yang lebih baik atau yang mana yang lebih murah? Atau yang mana yang paling OK?
Yup, kali ini kita akan belajar bagaimana cara membandingkan antara 2 benda atau lebih, dalam bahasa Inggris disebut:

DEGREE OF COMPARISON

Nah kali ini, kita perlu banyak perbendaharaan kata sifat (adjective) dan kata keterangan (adverb). Masih ingat sama pelajaran tentang adjective dan adverb, kan? Kalau sudah lupa, kamu boleh baca lagi bagian pembahasan Parts of Speech.

Kenapa kita butuh kata sifat (adjective) dan kata keterangan (adverb)?
Kasus:
Sahabatmu minta bantuan kamu untuk memilih satu di antara dua sepatu yang ingin dia beli. Mungkin kamu akan bilang kalau sepatu yang satu lebih murah atau lebih elegan dari yang lainnya. Atau sepatu tanpa tali bisa dipakai dengan lebih cepat daripada sepatu yang ada talinya. Murah dan elegan termasuk kata sifat (adjective) kan? Ya nggak? Terus, bisa dipakai dengan lebih cepat itu kata keterangan (adverb).
Gimana? Sudah siap untuk belajar tentang Degree of Comparison? Kalau sudah siap, langsung kita lihat pembahasannya, yuk. Degree of Comparison terbagi ke dalam dua pembahasan, yaitu Types of Comparison dan Formation of Comparison. Kita mulai dari yang pertama.

A. Types of Comparison

Pertama, kamu perlu tahu tentang types of comparison. Dalam bahasa Inggris, ada 3 jenis degree of comparison sebagai berikut.
  1. Positive Degree
  2. Comparative Degree
  3. Superlative Degree
Yuk, kita bahas tiap jenis perbandingan ini dengan lebih detail.

1. Positive Degree

Positive degree adalah penggunaan adjective dan adverb dalam bentuk biasa.
- This is going to be a long journey. [Ini akan menjadi perjalanan yang panjang]
- Sandra always works hard. [Sandra selalu bekerja dengan giat]
Jadi, positive degree adalah adjective atau adverb yang mengandung arti sebenarnya. Pasti kamu bilang, “Ah, gampang!” Iya, kan? ?
Tapi, kamu juga perlu tahu kalau ada bentuk lain dalam mengungkapkan positive degree yaitu memakai bentuk perbandingan setara (as … as). Ini digunakan kalau kamu ingin menyetarakan satu benda dengan benda yang lain.
Misalnya, kamu mau buat puisi picisan untuk menyenangkan pacarmu dengan menyetarakan wajahnya dengan bulan. Dalam bahasa Inggris, jadinya seperti berikut ini.

Your face is as beautiful as the moon.
[Wajahmu secantik bulan.]

Jadi, adverb atau adjective-nya tinggal ditulis di antara as … as. Gampang, kan?
- Diah is as beautiful as a rose. [Diah secantik mawar.]
- Ricky is as strong as a bear. [Ricky sekuat beruang.]
- Ruby can run as fast* as a cheetah. [Ruby bisa berlari secepat cheetah.]
* Fast di kalimat ketiga itu adverb loh, jangan salah, ya.
Ingat ya, ada dua cara untuk mengungkapkan positive degree. Cara biasa atau setara. Kamu bisa pilih mana pun yang kamu mau sesuai dengan yang kamu butuhkan.

2. Comparative Degree

Comparative degree adalah perbandingan yang artinya “lebih …”. Kalau kamu mau mengatakan satu benda punya kelebihan dibandingkan benda lain, kamu bisa pakai bentuk ini. Caranya gampang kok, kamu tinggal menambahkan akhiran -er di belakang adjective/adverb atau menambahkan more di depan adjective/adverb-nya. Jangan lupa memakai than (daripada) sebelum menyebutkan benda yang kedua.
- These shoes are cheaper than the other ones. [Sepatu ini lebih murah daripada yang lainnya.]
- These shoes are more elegant than the other ones. [Sepatu ini lebih elegan daripada yang lainnya.]
Nah, kalau kalian perhatikan baik-baik, ada dua bentuk untuk mengungkapkan “lebih … daripada …”
Benda 1 + be + Adj/Adv + -er + than + benda 2Benda 1 + be + more + Adj/Adv + than + benda 2
Kalau kamu ingin tahu seperti apa adjective atau adverb yang pakai akhiran -er dan yang pakai more, lihat lebih detail di bagian kedua, yaitu: Formation of Comparison. Ok.
Ingat, jangan lupa untuk selalu menambahkan than sebelum kamu menyebutkan benda yang kedua. Tapi, untuk beberapa situasi, comparative degree tidak diikuti than.
- Metha’s car isn’t very big. She wants a bigger car. [Mobil Metha tidak terlalu besar. Dia menginginkan mobil yang lebih besar.]
- I’m not very tall. My brother is taller. [Saya tidak terlalu tinggi. Saudara laki-laki saya lebih tinggi.]
Perhatikan contoh–contoh di atas. Kata than (daripada) nggak dipakai dalam kalimat-kalimat tersebut meskipun artinya “lebih”. Jadi, kalau kedua benda yang dibandingkan tidak ditulis dalam satu kalimat, kamu nggak perlu pakai than.

3. Superlative Degree

Superlative degree merupakan perbandingan tertinggi yang memiliki arti “paling”. Superlative degree dipakai untuk membandingkan satu benda dengan banyak benda. Caranya juga gampang, kamu tinggal menambahkan akhiran -est di belakang adjective/adverb-nya atau menambahkan most di depan adjective/adverb-nya.
- Einstein is the cleverest person I’ve ever known. [Einstein adalah orang terpintar yang pernah saya tahu.]
- Taj Mahal is known as the most luxurious cemetery in the world. [Taj Mahal terkenal sebagai kuburan termewah di dunia.]
Nah, kalau kamu merasa perlu melihat pola pemakaiannya dalam kalimat, kamu bisa lihat di bawah ini.
                                                                                                                  
Benda + be + the + Adj/Adv + -est Benda + be + the + most + Adj/Adv
                                                                                                                    
Ingat, jangan lupa untuk selalu memakai the saat membuat kalimat superlative. Kenapa? Karena the berfungsi sebagai penegas “yang paling…”, artinya “cuma satu-satunya dan nggak ada yang sebanding”.
Nah, dalam perbandingan superlative, ada beberapa kata kunci yang biasa digunakan. Seperti in the world, in the class, in the universe, among her friends, of all, dan sebagainya.
Gimana? Nggak susah kan untuk membedakan positive degree, comparative degree, dan superlative degree? Sekarang coba kamu perhatikan kasus di bawah ini.

Kasus:
Bagaimana kalau kamu mau bilang “Semakin banyak kamu belajar, semakin pintar kamu jadinya”?
Untuk kasus seperti ini, kamu perlu menggunakan DOUBLE COMPARATIVES, yaitu penggunaan dua bentuk comparative dalam satu kalimat. Dalam bahasa Inggris, kalimat tadi akan jadi "The more you study, the smarter you will be".
Kalimat di atas mempunyai dua bentuk comparative (more dan smarter). Nah, khusus untuk bentuk ini, kamu harus memakai the sebelum bentuk comparative-nya.
- The hotter the weather is, the more sweat I produce. [Semakin panas cuacanya, semakin banyak keringat yang saya keluarkan.]
- The faster you walk, the sooner you arrive. [Semakin cepat kamu berjalan, semakin cepat kamu sampai.]
- The bigger the house is, the more expensive it is. [Semakin besar rumahnya, semakin mahal harganya.]
Gimana? Kasusnya sudah terpecahkan bukan?
Sekarang kamu juga perlu tahu cara membentuk kata perbandingan. Kenapa? Jangan sampai kamu membuat kesalahan seperti di bawah ini.
Edward is handsomer than Vici. [Edward lebih tampan dari Vici.]
Seharusnya menggunakan kata: Edward is more handsome than Vici
Kamu perlu tahu kata apa saja yang bisa pakai akhiran -er/more dan -est/most. Gimana? Siap? Yuk, kita lanjut ke pembahasan yang lebih dalam pada bagian artikel Formation Degree of Comparison.