Percakapan Bahasa Jepang tentang Cita-cita

Cita-cita

(ゆめ – yume)

Kamu Ingin Apa di Hari Ulang Tahunmu?
(たんじょう日に何がほしいですか – tanjōbi ni nani ga hoshii desu ka)

ベニ : たんじょう日に何がほしいですか。
Beni : Tanjōbi ni nani ga hoshii desu ka.
    Kamu ingin apa di hari ulang tahunmu?
ダナン : ええ、どんなものがいいかな。ええ、新しいカメラが ほしいです。
Danang : Ee, donna mono ga ii ka na. Ee, atarashii kamera ga hoshii desu.95)
    Emm..., enaknya barang apa ya. Emm..., aku ingin kamera baru.
ベニ : へ?今カメラがあるんじゃないですか。
Beni : He? Ima kamera ga arun janai desu ka.
    Ha? Bukankah sekarang sudah punya kamera?
ダナン : ええ、でももっとせいこうなカメラがほしいです。
Danang : Ee, demo motto seikō na kamera ga hoshii desu yo.
    Iya, tetapi aku ingin kamera yang lebih canggih.
   
95) Pola kalimat “KB ga hoshii desu” menunjukkan bahwa si pembicara ingin mempunyai benda/orang. Selain itu, dipakai untuk menanyakan keinginan lawan bicara. Partikel “ga” diletakkan setelah KB. Kata “hoshii” adalah termasuk kata sifat-i (i-keiyōshi).


Saya Ingin Jadi Wartawan

(ジャーナリストになりたいです – jānarisuto ni naritai desu)

高橋 : しょうらい何になりたいですか。
Takahashi : Shōrai nani ni naritai desu ka.
    Anda ingin jadi apa di masa depan?
木村 : ええ、ジャーナリストになりたいです。
Kimura : Ee, jānarisuto ni naritai desu.96)
    Emm..., saya ingin jadi wartawan.
高橋 : どうしてですか。
Takahashi : Dōshite desu ka.
    Kenapa?
木村 : どこへも行けますから。
Kimura : Doko e mo ikemasu97) kara.
    Karena bisa pergi ke mana-mana.
高橋 : あ、そうですか。でも、かぞくから遠いですよ。
Takahashi : A, sōdesu ka. Demo, kazoku kara tōi desu yo.
    Oh begitu ya. Tetapi, jauh dari keluarga kan.
   
96) Pola kalimat “KB (pekerjaan) ni naritai desu” digunakan untuk menyatakan cita-cita atau pekerjaan yang ingin ditekuni di masa yang akan datang.
97) “KK (bentuk mampu)”. Kata “ikemasu” merupakan KK bentuk mampu (dapat/bisa) dari “ikimasu” (pergi). Berikut ini beberapa contoh KK bentuk mampu.
pola kalimat percakapan bahasa jepang tentang cita-cita pekerjaan harapan

Apa Yang Ingin Kamu Lakukan Setelah Lulus?

(そつぎょうしたら、何をしたいですか – sotsugyō shitara, nani o shitai desu ka)

ドニ : そつぎょうしたら、何をしたいですか。
Doni : Sotsugyō shitara98), nani o shitai desu ka.
    Apa yang ingin kamu lakukan setelah lulus?
アリ : しりつの仕事をしたいです。
Ari : Shiritsu no shigoto o shitai desu.
    Saya ingin berwiraswasta.
ドニ : わあ、いいですね。どんな仕事ですか。
Doni : Waa, ii desu ne. Donna shigoto desu ka.
    Wah, enak ya. Kerja apa?
アリ : ええ、まだ考えていませんね。
Ari : Ee, mada kangaete imase
    あ、そうですか。
ドニ : A, sōdesu ka.
Doni : Oh begitu ya.
   
98) Pola kalimat “KK1 (bentuk -ta) ra, KK2” digunakan untuk menyatakan KK2 akan dilakukan setelah KK1 dilakukan. KK1 adalah pernyataan kondisi yang diandaikan terwujud, sedangkan KK2 adalah hal yang akan dilakukan atau cita-cita. Dengan kata lain, sebelum kondisi KK1 terwujud, KK2 tidak bisa dilakukan.
- Sotsugyō shitara, shiritsu no shigoto o shitai desu.
  Saya ingin berwiraswasta setelah lulus.
- Kaisha ni haittara, kuruma o kaimasu.
  Saya akan beli mobil setelah kerja.
- Kekkon shitara, uchi o kaimasu.
  Saya akan beli rumah setelah menikah.

Apa Cita-citamu?

(ゆめは何ですか – yume wa nan desu ka)

渡辺 : ゆめは何ですか。
Watanabe :Yume wa nan desu ka.
    Apa cita-citamu?
川口 : じぶんの花やをやりたいです。
Kawaguchi : Jibun no hana-ya99) o yaritai desu.
    Saya ingin menjalankan bisnis toko bunga.
渡辺 : 今の花やはだれのですか。
Watanabe : Ima no hanaya wa dare no desu ka.
    Toko bunga yang sekarang punya siapa?
川口 : ええ、おばさんのです。
Kawaguchi : Ee, obasan no desu.
    Emm..., punya tante saya.
渡辺 : あ、そうですか。がんばってください。
Watanabe : A, sōdesu ka. Ganbatte kudasai.
    Oh begitu ya. Selamat berjuang.

99) “KB ya”. Apabila “ya” ditambahkan pada akhir kata benda/nomina, maka kata itu berarti “toko yang menjual barang itu”. Ada juga beberapa kata yang diberi “ten” untuk arti tersebut.
- Kusuri-ya (toko obat) - Hana-ya (toko bunga)
- Sakana-ya (toko ikan)  - Kutsu-ya (toko sepatu)
- Pan-ya (toko roti) - Yao-ya (toko sayur)
- Tabako-ya (toko rokok) - Yōhin-ten (toko pakaian)