Percakapan Bahasa Jepang tentang Kesehatan

Percakapan Bahasa Jepang tentang Kesehatan 

(健康 – kenkō)

Kenapa Tidak Masuk Sekolah?
(どうして学校を休みましたか – dōshite gakkō o yasumimashita ka)

アミ:  きのう、どうして学校を休みましたか。
Ami:  Kinō, dōshite gakkō o yasumimashita ka.
    Kemarin, kenapa tidak masuk sekolah?
ニタ:  びょうきでした。
Nita:  Byōki deshita.91)
    Saya sakit.
アミ:  びょうき?どんなびょうきでしたか。
Ami: Byōki? Donna byōki deshita ka.
    Sakit? Sakit apa?
ニタ: 目が痛かったですよ。
Nita:  Me ga itakatta desu yo.
    Mata saya sakit.
アミ:  あ、そうですか。かわいそうですね。
Ami:  A, sō desu ka. Kawaisō desu ne.
    Oh begitu ya. Kasihan ya.

91) “KS-deshita” adalah kata sifat berakhiran selain i/tidak dibaca i (nakeiyōshi) yang berbentuk lampau. Kata “byōki deshita” berasal dari kata byōki (desu). Cara mengubahnya ke bentuk lampau adalah menambahkan kata sifat tersebut dengan “deshita” atau mengubah “desu” menjadi “deshita.
byōki → byōki deshita (sakit)
shizuka desu → shizuka deshita (sepi)
kirei desu → kirei deshita (cantik)

Dokter, Tenggorokan Saya Sakit

(先生、のどが痛いんです – sensei, nodo ga itain desu)


医者: はい、今日はどうしましたか。
Isha: Hai, kyō dōshimashita ka.
(dokter): Baik, ada keluhan apa Anda hari ini?
病人:  先生、のどが痛いんです。
Byōnin: Sensei92), nodo ga itain desu.
(pasien):  Dokter, tenggorokan saya sakit.
医者: ねつがありますか。
Isha: Netsu ga arimasu ka.
(dokter): Apakah ada demamnya?
病人: すこしねつがあります。
Byōnin: Sukoshi netsu ga arimasu.
(pasien): Saya sedikit demam.
医者: そうですか。はい、口をあけてください。
Isha: Sōdesu ka. Hai, kuchi o akete kudasai.
(dokter): Begitu ya. Oke, tolong buka mulutnya.
   
92) Selain berarti guru/pengajar/pelatih, kata “sensei” bisa berarti “dokter”.

Bolehkah Saya Pulang Duluan?

(先に帰ってもいいですか – saki ni kaettemo ii desu ka)


学生: 先生、先に帰ってもいいですか。
Gakusei: Sensei, saki ni kaette mo ii desu ka.93)
(murid):  Pak/Bu Guru, bolehkah saya pulang duluan?
先生: どうしてですか。
Sensei: Dōshite desu ka.
(guru): Kenapa?
学生: あたまが痛くて、ちょっとからだがだるいんです。
Gakusei: Atama ga itakute, chotto karada ga daruin desu.
(murid):  Kepala saya sakit dan badan saya lemas.
先生: そうですか。ええ、いいですよ。どうぞ。
Sensei: Sōdesu ka. Ee, ii desu yo. Dōzo.
(guru):  Begitu ya. Baik, tidak apa-apa. Silakan.
   
93) Pola kalimat “KK-te mo ii desu” digunakan untuk memberikan ijin atau memperbolehkan seseorang melakukan sesuatu. Untuk meminta ijin, dapat menggunakan pola “KK-te mo ii desu ka”. Berikut ini jawabannya:
- Ee/hai, ii desu yo. Dōzo. (Ya, boleh. Silakan)
- Sumimasen, chotto. (Maaf, tidak boleh)
- Iie, ikemasen. (Tidak, tidak boleh) → jawaban ini tidak sopan jika diucapkan kepada orang yang lebih tua/statusnya lebih tinggi.

Katanya Dia Masuk Rumah Sakit

(にゅういんしているそうです – nyūin shite iru sōdesu)


ライラ:  カリマさんはにゅういんしているそうですよ。
Laila: Karima-san wa nyūin shite iru sōdesu94) yo.
    Katanya Karima masuk rumah sakit lho.
ワンダ: そうですか。どうしてですか。
Wanda: Sōdesu ka. Dōshite desu ka.
    Oh ya? Kenapa?
ライラ:  じこでけがするそうです。
Laila: Jiko de ke ga suru sōdesu.
    Katanya terluka karena kecelakaan.
ワンダ: そうですか。カリマさんはだいじょうぶですか。
Wanda: Sōdesu ka. Karima-san wa daijōbu desu ka.
    Oh ya? Apakah Karima tidak apa-apa?
ライラ: それはまだ分かりません。いっしょにみまいに行きましょう。
Laila: Sore wa mada wakarimasen. Isshoni mimai ni ikimashō.
    Kalau itu saya belum tahu. Ayo kita menjenguknya bersama-sama.
   
94) “KK(bentuk kamus) sōdesu”. Apabila “sōdesu” ditambahkan pada kata kerja bentuk kamus, maka frasa itu berarti pembicara sudah pernah mendengar tentang hal tersebut dari orang lain.