Aksen dan Intonasi Bahasa Jepang

A. Aksen Bahasa Jepang

Aksen kata dalam bahasa Jepang adalah aksen tinggi-rendah. Jika aksen bunyi suku pertama tinggi, aksen bunyi suku kata kedua pasti rendah. Sebaliknya, jika aksen bunyi suku kata pertama rendah, aksen suku kata kedua pasti tinggi. Dan nadanya tidak naik lagi jika satu kali sudah turun.
contoh aksen bahasa jepang
 
CATATAN:
Pada logat-logat daerah, aksen kadang-kadang berbeda. Misalnya aksen daerah Osaka sangat berbeda dengan aksen standar.
Contoh:
contoh catatan aksen bahasa jepang
*Tanda garis di atas kata menandakan aksen tinggi, tanda garis di bawah kata menandakan aksen rendah.

F. Intonasi Bahasa Jepang

Intonasi dalam bahasa Jepang terbagi dalam 3 jenis yaitu rata, naik, dan turun. Pertanyaan diucapkan dengan intonasi yang naik. Yang lain biasanya diucapkan dengan intonasi rata, tetapi kadang-kadang diucapkan dengan intonasi yang turun apabila menunjukkan rasa persetujuan, kekecewaan, dan sebagainya.
Contoh:

上田 : らいしゅう マイクさんの たんじょうびです。
Ueda : Raishū maiku-san no tanjōbi desu. (intonasi rata)
Minggu depan adalah ulang tahun Mike.
たんじょうびの パーティーに いきますか。
Tanjōbi no pātii ni ikimasu ka. (intonasi naik)
Apakah kamu akan pergi ke pesta ulang tahunnya?

アン : ええ、ぜひ いきたいですよ。
Ann : Ee, zehi ikitai desu yo. (intonasi turun)
Iya, tentu saja aku ingin pergi.