Soal TOEFL Conditional Sentence dan Pembahasannya

Pola Soal Conditional Sentence dalam Tes TOEFL

Conditional sentence atau if clause adalah suatu kalimat majemuk (complete sentence) yang menyatakan suatu akibat yang diharapkan dari suatu kondisi. Kondisi ini dinyatakan di dalam sebuah klausa yang dimulai dengan if dan akibatnya dinyatakan di dalam induk kalimat (main clause).
Bentuk ini dapat saja Anda temukan dalam soal bagian Structure and Written Expression ketika mengikuti tes TOEFL. Oleh karena ini, pelajari pola-polanya dengan baik

Soal TOEFL Tenses dan Pembahasannya

Simple Present Tense

Pola kalimat: Subject + Infinitive (Verb1) + Object

Digunakan untuk menyatakan:
  1. Kebiasaan sehari-hari:
    - I have breakfast at 7.00.
    - I get up early in the morning.
  2. Pekerjaan yang sering kali dilakukan:
    - I always visit my grandmother.
    - He often comes late.
  3. Kebenaran umum:
    - The earth goes round the sun.
    - The river Amazon flows into the Pacific Ocean.
  4. Suatu pernyataan pada saat sekarang:
    - I love him.
    - He likes coffee.
    - John is a clever boy.

Soal TOEFL Conjunction dan Pembahasannya

Bentuk Kalimat Conjunction dalam Soal TOEFL

Conjunction atau konjungsi adalah kata penghubung, yaitu kata-kata yang digunakan di dalam kalimat yang berfungsi untuk menghubungkan klausa atau bagian dari kalimat, baik itu berupa argument (pendapat) maupun berupa event (kejadian). Berikut adalah beberapa contoh konjungsi:

Soal TOEFL Modal dan Pembahasannya

Pola Soal Modal dalam Tes TOEFL

Ketika menghadapi tes TOEFL, Anda bisa menemukan soal bentuk Modal di bagian Structure and Written Expression. Modal adalah kata kerja bantu atau auxilliary verb atau helping verb, yang terdiri dari: shall, should, will, would, can, could, may, might, must, ought to, need, dare, dan used to.
Kata-kata tersebut di atas ditempatkan sebelum kata kerja (verb) atau sesudah subjek. Supaya lebih jelas kita bahas satu persatu:

1. Modal Shall

Dipakai untuk: